Proses Dalam Melakukan Taubat Nasuha

Posted on

Orang terkadang salah menangkap pemahaman mengenai taubat dan taubat nasuha. Padahal kalau kita melihat dari pengertiannya saja, keduanya memiliki pemahaman yang berbeda. Pada kesempatan sebelumnya kita sudah berbicara mengenai taubat yang disertai dengan shalat taubat. Sedangkan kalau dalam taubat nasuha ini merupakan sebuah proses. Jadi taubat dilakukan dengan proses yang sungguh-sungguh dan tekad yang bulat beserta niat untuk menjadikan pribadi yang lebih baik lagi. Lain halnya dengan taubat yang cenderung tidak menyertai usaha untuk terus memperbaiki dirinya, hanya sekedar memanjatkan ampunan kepada Allah.

Untuk itulah dalam menjalankan taubat nasuha ada proses yang harus dilakukan. Ini merupakan tahapan di mana akan membuat diri menjadi pribadi yang berbeda dan terus memperbaiki kesalahan yang telah dilakukannya. Jadi dalam hal ini taubat nasuha bukan hanya dilihat dari hasilnya saja, tetapi proses yang dilakukan dalam membenahi pribadi. Hal ini akan membutuhkan kesabaran, serta tekad dan keteguhan agar tidak terjebak dalam kesalahan lagi.

Tahapan menjalankan taubat nasuha adalah ;

  • Muhasabah diri

Sebagai tahap awal Anda harus melakukan evaluasi terhadap diri pribadi Anda. Ini dilakukan melalui perenungan atas kesalahan dan dosa yang telah dilakukannya.

  • Menerima dan mengakui kesalahan pada diri

Setelah melakukan muhasabah tadi, maka selanjutnya Anda harus menerima dan mengakui kesalahan yang ada pada diri. Seburuk apapun itu akui saja bahwa Anda telah melakukannya.

  • Memperbaiki diri

Lantas, kemudian Anda bisa memperbaiki kesalahan dan dosa yang telah diakui tadi. Memperbaiki dengan meninggalkannya dan kembali melakukan hal yang diridhoi Allah.

  • Mohon ampunan pada Allah

Langkah yang teakhir adalah dengan memanjatkan doa dan meminta ampunan dari Allah Swt. Allah pasti akan menerimanya kalau Anda melakukan ketiga hal sebelumnya dengan ikhlas.

Beberapa tahapan dalam taubat nasuha tersebut harus dilakukan dengan baik agar Allah bisa melihat keseriusan dan Anda mendapatkan ampunan-Nya. Semuanya tadi dilakukan dengan berkelanjutan dan terus menerus. Intinya adalah proses yang harus terus dijalankan, tidak sekali dilakukan kemudian hilang dan melupakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *