Ciri Agen Travel Umroh yang Menipu

Posted on

Agen travel umroh keberadaannya sangat membantu anda yang ingin menjalani ibadah umroh lebih khusyu dan nyaman. Bayangkan jika tidak ada agen travel umroh, tentu ibadah yang harusnya bisa anda nikmati lebih khusyu jadi terganggu karena anda terlalu sibuk dengan masalah akomodasi, transportasi, serta penginapan.

Fakta di atas yang pada akhirnya makin suburnya kemunculan travel-travel umroh di Indonesia. Meski bisnis yang dijalankan adalah basisnya agama, bukan berarti tanpa masalah. Akhir-akhir sering dengar adanya travel umroh yang jelas-jelas menipu jamaahnya sehingga membuat para jamaah itu terkatung-katung tanpa kejelasan kapan berangkat, padahal dana sudah disetor ke travel agen terebut.  

Tidak hanya satu kasus saja. Ternyata di Indonesia sangat banyak kasus penipuan berkedok perjalanan umroh yang membuat para jamaah ini menjadi gagal berangkat dan rugi puluhan juta karena dana yang sudah terlanjur disetor ke agen travel tersebut.

Sedangkan ketika menuntut pengembalian uang, pihak agen selalu berkelit dan tetap akan memberangkatkan meski waktu dan kapan pemberangkatannya belum jelas. Supaya anda terhindar dari berbagai modus penipuan yang berkedok agama seperti penyelenggaraan paket umroh murah 2018, maka anda harus kenali apa saja ciri dari travel umroh yang menipu.

  1. Harga yang tidak masuk akal

Biasanya, travel-travel umroh yang ingin menipu memberikan paket umroh yang sangat tidak masuk akal. Harga di bawah rata-rata dari agen-agen tour and travel lainnya merupakan ciri yang nampak jelas untuk melihat kredibilitas dari travel agen umroh tersebut. Bila anda menemukan sebuah agen travel umroh yang harga paketnya di bawah rata-rata lebih baik anda abaikan saja, karena memang niatnya akan menipu anda.

  1. Meminta untuk transfer ke rekening pribadi

Kerugian yang telah diderita oleh jamaah umroh karena masalah salah urus dalam hal finansial. Tanda yang nampak terlihat, ketika para calon jamaah ini diminta untuk mentransfer ke rekening pribade agen marketin dari travel umroh tersebut.

Seharusnya, para nasabah yang ingin menyetorkan dana untuk umroh ini sebagai tanda jadi ditransfer ke rekening perusahaan. Bila anda diminta untuk mentransfer ke rekening pribadi, maka kemungkinannya besar dana yang telah anda setor tidak akan diteruskan ke perusahaan dan dipakai untuk kepentingannya sendiri.

sumber: http://manasik.co.id/?m=umrahreguler

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *